Suara Pembaca

Jansen Sitindaon : Silumboyah Tempat Lahir Beta

di KTP Silumboyah tempat Lahir Jansen Sitindaon

Ada satu soal agak rumit yang sering saya alami dan hadapi. Ini kaitannya dengan nama tempat kelahiran saya yang tertulis di KTP, Passport dan berbagai identitas kependudukan lainnya.

Di KTP, yang kemudian identitas ini “menjalar” dipakai disemua urusan mulai dari buat Passport, buka rekening bank dll, tempat kelahiran saya tertulis: SILUMBOYAH. Jadi bukan SIDIKALANG.

Karena “space” nya pendek, di identitas kependudukan ini hanya ditulis SILUMBOYAH saja. Tanpa ada “embel-embel” kelanjutan penjelasan, di Kabupaten mana tempat ini berada. Atau di Propinsi mana tempat ini berada.

Jadi selama ini, salah sebenarnya saya telah mengaku-ngaku sebagai #AnakSidikalang. Masih terlalu kota ternyata tempat ini buat saya. Karena faktanya saya bukan anak “kota” Sidikalang. Tapi masih ke desanya lagi #AnakSilumboyah. Kalau #AnakDairi masih tepatlah saya pakai. Karena Silumboyah ini masuk bagian Kab. Dairi.

***

Disinilah kerumitannya. Terkait soal nama SILUMBOYAH ini.

Para pihak terkait, ketika saya punya urusan yang mengharuskan menunjukkan identitas (baik itu di kantor pemerintahan, imigrasi bahkan di kampus sekalipun ketika kuliah dulu) selalu bertanya sesudah melihat KTP atau Passport saya ini: “dimana SILUMBOYAH ini pak Jansen? Kok kami baru dengar.. Atau ada lagi yang bertanya: SILUMBOYAH ini nama Kabupaten dimana ya bang Jansen?”, dan banyak pertanyaan lainnya.

Tahu sendirilah, Indonesia kita ini sangat luas. Jumlah Kab/Kota nya saja ada 514. Nama Dairi saja belum tentu semua orang di Indonesia ini tahu, apalagi sebuah Desa bernama Silumboyah.

Ini sama seperti ketika ada orang menulis nama tempat kelahirannya: ENDE. Belum tentu semua orang di Indonesia ini (apalagi di negara lain) tahu nama tempat ini. Malah di Sumut khususnya di orang Batak Toba, ENDE ini bisa saja dipikir malah lagu cq. “Buku Ende”. Hehee.. Padahal ENDE ini Kabupaten di NTT yang sangat terkenal dimana Bung Karno pernah di buang kesana.

Atau jika harus memberi tambahan contoh 1 lagi. Ada orang menulis tempat kelahirannya: TUAPEJAT. Adakah teman teman  di FB ini yang tahu nama tempat ini? Saya yakin nama ini pasti masih asing kita dengar. Padahal tempat ini letaknya tidak jauh-jauh dari Sumatera Utara. TUAPEJAT ini adalah Ibukota dari Kab. Kepulauan Mentawai di Propinsi Sumatera Barat, yang letaknya persis disamping Propinsi kita. Nama kota seperti TUAPEJAT ini saja banyak orang tidak tahu, apalagi nama Desa Silumboyah yang letaknya “dipedalaman” Sumatera Utara.

**

Kembali ke soal SILUMBOYAH. Mungkin sudah ada puluhan kali saya harus menjelaskan nama SILUMBOYAH ini ke pihak “official” dan atau ke teman teman sendiri yang bertanya asal usul saya. Atas dasar pertanyaan sederhana: dimana SILUMBOYAH ini berada?

Inilah ternyata rumit dan “sakitnya” menjelaskan nama tempat yang belum terkenal atau dikenal orang. Dan dia tertulis di identitas resmi lagi, yang terpampang diseluruh dokumen. Pertanyaan dimana tempat ini “hal normal” dan terus berulang-ulang pasti akan muncul.

Bahkan dibeberapa kesempatan saya turun ke Dairi, di beberapa waktu belakangan ini, orang Dairi sekalipun masih ada yang tidak tahu dimana SILUMBOYAH ini berada. Apalagi orang Sumatera Utara. Apalagi orang Indonesia. Apalagi warga dunia.

***

Untuk itulah, bagi putra-putri SILUMBOYAH dimanapun berada, ayo semangat terusss.. mari kita kenalkan kampung halaman kita ini ke seluruh Indonesia. Bahkan jika kita mampu, sekalian ke seluruh dunia. Karena tidak ada yang tidak mungkin. Untuk teman temanku yang lokasi Desanya masih dibawah kampung kami SILUMBOYAH seperti NANGGAR BOANG, SIGAMBIR-GAMBIR, dll.. juga harus tetap semangat teman-teman. Tak ada yang tak mungkin.. Maju terus pokoknya!!

Dan untuk seluruh #AnakDesa dimanapun berada, baik yang ada di Dairi, di Sumatera Utara dan di seluruh Indonesia ini, motto kita sekarang sama teman²: “DARI DESA KITA BANGUN BANGSA”. Anak Desa MAMPU!!

***

Walaupun tidak lahir di Sidikalang, melalui tulisan ini.. saya minta izin kepada masyarakat di Sidikalang untuk tetap memakai nama Sidikalang ini disetiap kesempatan. Sambil pelan pelan tentunya SILUMBOYAH ini saya perkenalkan ke publik.

Karena kalau nulis Silumboyah terusssss jadi terlihat “ndeso” benar saya ini (kalau ngikuti istilah mas Tukul Arwana). Hehe.. Sedikit-sedikit awak juga kan ingin terlihat sebagai anak kota.. Dan kota itu adalah #KotaSidikalang tercinta..

#BanggaJadiAnakSilumboyah

#BanggaJadiAnakDairi

#BanggaJadiAnakSumut

#AnakDairiMenujuParlemen

#AnakMudaSumutMampuMewarnaiNasional

( Penulis :Jansen Sitindaon Ketua DPP Partai Demokrat)