Kabupaten Pakpak Bharat Nasional

Jalan Menujuh Aceh Putus Total di Pakpak Bharat

Peringatan Jalan Putus Dari Polres Dairi
Peringatan Jalan Putus Dari Polres Dairi

Sidikalang- Dairi Pers : Jalan  negara yang menghubungkan kabupaten Dairi menuju Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) putus total di desa Bulu didi, kabupaten Pakpak Bharat sabtu (26/5). Meski tidak  menelan korban jiwa namun total jalan sudah tidak dapat dilalui meski dengan roda dua sekalipun.

K.Angkat warga bulu didi menyebutkan jalan diketahui longsor saat hujan deras mengguyur desa Bulu didi dalam 3 hari berturut-turut. Lokasi longsor persis tikungan dimana  disisij alan ada saluran air berupa lembah yang biasanya diisi oleh air. Selama ini air dari penampungan itu dialirkan lewat gorong gorong yang ada dibawah jalan.

Diduga kuat debit air yang besar  membuat gorong gorong tidak mampu menampung air. Atau dugaan lalinnya  gorong gorong sumbat. Akibatnya air menggenang disisi kanan jalan (menuju Aceh).  Puncaknya terjadi longsor bahu jalan diperkirakan sepanjang 15 meter hingga 20 meter.

Parahnya  hampir seluruhnya bahu jalan ikut terbawa longsor. Disebutkan untuk tahap awal longsoran besar itu masih menyisakan 1,5 meter bahu jalan sehingga masih dapat dilintasi pejalan kaki. Namun menjelang sore juga ikut longsor sehingga putus total.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Dairi Hasan melalui media centre polres  Dairi mengup load foto jalan yang longsor tersebut . Meski Bulu didi tidak termasuk dalam wilyah hukum Dairi namun dikatakan sekedar menginfromasikan kepada masyarakat  kalau jalur itu sudah tidak bisa dilewati.

Kondisi Jalan Putus di Bulu Didi
Kondisi Jalan Putus di Bulu Didi

Sebagaimana diketahui banyak warga Dairi yang sering menuju subul salam Aceh untuk berdagang .

Aman bancin salah seorang pedagang ikan segar yang setiap harinya datang dari Aceh ke Dairi melalui sambungan ponsel sabtu (26/5) mengakui sudah tidak bisa melewati jalur tersebut karena sudah putus total.  Pedagang ikan laut segar itu setiap harinya berangkat dari Subul salam aceh sekitar pukul 05.00 Wib untuk berjualan ikan di depan Rumah sakit Umum Sidikalang. Biasanya mereka sudah tiba di Sidikalang sekitar pukul 08.00 WIB.

“Ada puluhan orang kami pedagang ikan dengan sepeda motor ke Dairi dan Pakpak Bharat akhirnya tidak bisa berjualan karena jalan putus. Memang mulai diperbaiki namun belum tahu kapan bisa dilalui. Saya lihat cukup panjang jalan yang longsor “, sebutnya saat di konfriomasi Dairi Pers.com. via ponsel

Sementara itu  biasanya sejak magrib hingga malam Sidikalang selalu dilintasi ratusan mobil  pengangkut CPO asal Aceh. Sabtu (26/5) iring iruingan truk besar itu sama sekali sudah tidak terlihat lagi memasuki Dairi. Biasanya Sidikalang menjadi kota lintasan truk saat akan mengangkut CPO ke  Medan (R.07)

Tentang Penulis

Hendrik Situmeang

Tambah Komentar

Klik disini untuk memberikan komentar