Kriminal

Istri Peluk Kades, Suami Lapor Perselingkuhan

Sumsel- Dairi Pers : seorang oknum kades atau kepala desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir atau Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, diduga selingkuh dengan istri orang hingga dilaporkan ke polisi.

Pelapor adalah suami dari wanita selingkuhannya yang tak terima dengan ulah kades yang main serong di belakang dengan istrinya.

EN mengaku memiliki bukti berupa foto-foto dan chating oknum kades dan istrinya telah berselingkuh. 

“Di foto itu terlapor sedang bertelanjang dada menggunakan kaos dalam, sambil tiduran di atas kasur.”

“Lalu istri saya terlihat memeluk. Ada beberapa foto dan chating mesra di dalam messenger itu,” ungkap EN, pelapor, Minggu (31/10/2021).

Pelaku lantas dilaporkan dan sudah diterima polisi dengan nomor STTP/53/X/2021/Polres Pali/Satreskrim, tanggal 25 Oktober 2021 atas tindak perzinaan.

Diketahui, oknum kades berinisial AL memiliki hubungan khusus dengan EV yang tak lain merupakan istri sah dari EN.

Adapun lokasi yang ada di foto tersebut yakni di dalam satu kamar penginapan di Pendopo, Kecamatan Talang Ubi.

Dikatakan pelapor, bahwa oknum Kades AL dengan sombong juga mengatakan hal bernada tinggi pada istrinya EV melalui pesan WhatsApp, kemudian pesan itu disampaikan EV pada dirinya.

Aku takut kamu tulah yang kenenye, karne itu perdata, bukan pidana, Al** tuh tau pakar hukum die tu kades dilindungi, die tuh neman pekare, tahan meli pekare.”

“(Aku takut kamu sendiri yang kena (kasus), karena itu perdata, bukan pidana.”

“AL itu tahu pakar hukum, dia itu Kades dilindungi. Dia itu (Kades) sering perkara. Bahkan membeli perkara,” demikian tulis EV, kepada dirinya.

EN yang didampingi oleh kuasa hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PALI mengatakan, bahwa terkesan AL ingin menakuti dirinya, dengan statement itu.

Namun demikian, kata dia, sebagai lelaki dirinya punya harga diri, sedikit pun ia tidak merasa gentar.

“Mana ada orang yang rela istrinya direbut oleh lelaki lain. Kita punya harga diri.”

“Makanya kasus ini sudah kami laporkan ke Polres PALI, untuk diproses hukum lebih lanjut,” ujar bapak tiga anak ini.

Sementara itu, Kuasa Hukum EN, Joko Sadewo dan Ira Harahap mengatakan, bahwa pihaknya percaya penyidik akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional dan objektif.

“Kita serahkan pada mekanisme hukum. Sebab, dugaan tindak asusila ini tentu telah mencoreng nama desa tersebut secara khusus dan PALI pada umumnya.

Apalagi yang bersangkutan adalah kades yang mestinya jadi tauladan masyarakat,” tegasnya.

Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi SIK membenarkan, adanya laporan EN terkait tindak perzinaan terhadap istrinya.

“Laporan sudah kita terima dan saat ini masih dalam proses ditindaklanjuti,” terangnya.

Sementara itu, seusai memenuhi panggilan pihak kepolisian di Mapolres PALI, oknum kades tersebut tak mengeluarkan satu patah kata pun saat dijumpai awak media. (Hen/Dikutip dr Tribun sumsel)