Lokal

Inner Ring Road , Sejarah Merubah Wajah Sidikalang

Inner Ring Road Kota Sidikalang seluas 26, 5 Meter rampung tahap pertama

Sidikalang- Dairi Pers :  Tahun baru 2021 pemkab Dairi mulai menunjukkan  kinerja jelang dua tahun pemerintahan DR Eddy Berutu. Kali ini menampilkan rencana perubahan wajah kota Sidikalang  dengan mewujudkan jalan lingkar dalam (inner ring road)  kota Sidikalang. Tidak tanggung tanggung lebar jalan yang dibuka 26,5 meter . Jalan melingkar mengelilingi kota Sidikalang itu otomatis akan berdampak multi terhadap wajah kota Sidikalang, Tata ruang, pengembangan perkotaan dan perekonomian warga Sidikalang. Jalan ini akan menjadi sejarah ketika nantinya rampung dikerjakan.

Bupati Dairi DR Eddy Berutu yang meninjau sebahagian ruas jalan lingkar dalam di desa Panji persis samping makam Pahlawan Sidikalang  jumat (8/1/2021) menyebutkan perubahan akan kemajuan harus disikapi dengan persiapan. “ untuk sekarang mungkin ini menimbulkan banyak pertanyaan, pro dan kontra  serta lainnya. Namun 5 hingga 10 tahun mendatang jalan lingkar dalam kota Sidikalang  ini akan menjadi jawaban akan perubahan dan kemajuan yang tidak mungkin dihambat. Ketika nanti lima atau enam  tahun ke depan pertambahan kendaraan dipastikan akan sangat tinggi maka fasilitas jalan juga tidak dapat ditunda” jelasnya.

Didampingi  Sekda Dairi  Leonardus Sihotang, kadis PUPR Anggara Sinurat, ST, Kepala Bappeda Hotnida  Butar Butar, Kepala BNPB Sahala Tua Manik , Asisten II Charles Bantjin serta sejumlah pejabat eselon II dan III di tengah hujan yang mengguyur Sidikalang sore itu Bupati Eddy menyebutkan untuk tahap pertama pembukaan jalan sepanjang 2,4 km  dengan lebar 26.5 meter yang menghubungkan jalan runding ke jalan Pahlawan dengan menimbun dua lembah menelan biaya Rp. 441 juta yang dikerjakan secara swa kelola.

“ Sesuai arahan KPK setiap daerah wajib menyelamatkan asset pemkab maka salah satu langkah pemkab Dairi pembukaan jalan ini karena tanahnya merupakan asset pemkab Dairi” jelasnya

Eddy menyebutkan meski di tengah pandemic covid yang berdampak sejumlah anggaran berkurang dan dialokasikan untuk penanggulangan Covid. Namun Dairi tetap berupaya membuat terobosan dan perubahan yang berdampak luas terhadap kondisi  masyarakat dan daerah Dairi.

“ begitu jalan sudah dibuka maka perubahan positif pertama yang dirasakan masyarakat tentunya naiknya harga tanah disekitar lokasi jalan yang dibuka.  Pantauan kita ada beberapa persil tanah milik warga sudah dilakukan pematangan lahan. Ini artinya akan ada pembangunan rumah baru oleh masyarakat di pinggir jalan yang baru dibuka. Ini positif dan ini bukti masyarakat akan secara otomatis mengikuti perubahan itu sendiri” sebutnya.

Sementara itu Kadis PUPR Dairi Anggara Sinurat, ST menguraikan secara tekhnis pembangunan Inner Ring Road akan menghubungan 9 desa dan kelurahan  di kecamatan Sidikalang.  Sepanjang 17 Km akan menghubungkan kelurahan batang beruh, Kelurahan Sidiangkat, desa Mblang Malum, Kelurahan Kuta Gambir, Huta Rakyat, Desa Kalang, Desa Bintang Mersada dan desa Kalang Simbara.

 Dikatakan Anggara Sinurat, ST  perencanaan   inner Ring Road kota Sidikalang sudah dimulai  sejak tahun 1998. Dari 17 km iner Ring Road sekitar 7.9 km telah pembebasan dan pembangunan.  “ Ini nantinya kita harapkan akan menuntaskan 17 km jalan  lingkar dalam  Sidikalang. Dengan lebar sekitar 26.5 meter tentunya bisa dibagi dua jalur. Dimana ditengahnya bisa diperuntukkan untuk lahan hijau dan taman jalan. Ini akan menjadi jalan modern seiring kemajuan perkotaan Sidikalang, sebutnya.

Disebutkan dengan pembukaan sepanjang 2,4 km dari jalan runding menuju Jalan pahlawan terdapat dua lembah yang harus ditutup. “ ada dua sungai yakni lae Nuaha dan satu lagi sungai kecil yang harus kita pasangi gorong gorong. Kita berharap nantinya ini berkelanjutan sehingga menjadi sejarah perubahan wajah kota Sidikalang” sebutnya

Dikatakan pembukana jalan yang merupakan asset pemkab Dairi itu senilai Rp. 441 juta yang dikerjakan secara swa kelola pemerintah. “ Kalau dikerjakan dengan tender paling tidak ini menelan biaya sekitar Rp. 2 miliar . Namun swa kelola dapat diwujudkan dengan jumlah itu. Jadi disamping dapat berkarya ditengah pandemic juga asset pemkab Dairi  akan  jelas ”

Kita berharap tahun ini akan  dilanjutkan pembukaannya dari jalan pahlawan menuju desa bintang mersada dan  kalang simbara ,sebutnya (Hen)