Hukum

Hati hati ,CCTV Simpang Empat Sidikalang Langsung Terhubung ke Ditlantas Poldasu

CCTV Lalulintas di Simpang empat Sidikalang.

Sidikalang- Dairi Pers : Kapolres Dairi AKBP Erwin Wijaya Siaahan melalaui Kasat Lantas Polres Dairi AKP  Pittor Gultom Menyebutkan satu unit CCTV telah dipasang di simpang empat Sidikalang. CCTV teresbut terhubung langsung dengan ditlantas polda Sumut untuk memantau pengendara dalam ketaatan berlalu lintas. “ Masih uji coba namun nantinya akan diberlakukan jika ditemukan pengendara mobil dan sepeda motor yang melanggar lalulintas”

Kasat Lantas menyebutkan pemasangan kamera pengintai tersebut sama halnya  dengan kamera dibeberapa kota besar Indonesia seperti Surabaya, Jakarta dan Bandung. Pengendara  yang tidak taat aturan berlalulintas nantinya akan terekam kamera selanjutnya bisa didatangi langsung petugas untuk tilang, sebut Kasat.

Dikatakan CCTV masih terpasang  sekitar satu minggu dan masih dalam tahap uji coba. Guna CCTV untuk mememantau pengedara dalam kepatuhan berlalu lintas. “ Bisa saja pengendara mobil atau sepeda motor menerobos lampu merah. Pengedara sepda motor tidak menggunakan helm, Melawan arus  dan lain lain pelanggaran . Nantinya polisi akan mendapatkan melalui  nomor platnya untuk selanjutnya didatangi  memberikan tilang. Namun masih dilihat kapan efektifnya bisa diberlakukan di Dairi, sebutnya.

Pantauan Dairi Pers CCTV pemantau lalulintas itu terpasang persih dibawah lampu merah simpang empat sidikalang. Persihnya jalan singamangaraja jalur kiri menuju jalan singamangaraja bawah. CCTV ini satu satunya yang dapat memantau  seluruh arus lalulintas di pusat kota Sidikalang tersebut.

Pengendara Belum sadar

Sementara itu pantauan Dairi Pers keberadaan CCTV milik lantas polres  tersebut kurang diketahui para pengguna jalan.  Aksi menerobos lalulintas, Tidak menggunakan helm dan melawan arus lalu lintas masih sangat sering terjadi.

Keberadaan lampu merah  untuk mengatur lalulintas di pusat ibukota kabupaten Dairi itu sudah sekitar 10 tahun. Namun  demikian nyaris keberadaan nya kurang  menjadi perhatian pengendara.

Sejak awal penerapannya dijaga aparat lantas dan dinas perhubungan Dairi. Namun hanya beberapa waktu selanjutnya dibiarkan. Demikian juga pengendara saat tidak dijaga maka aksi menerobos lampu merah sudha menjadi hal biasa.

Disamping  lalu lintas di Kota Sidikalang masih relatif jarang. Terkadang lampu merah  dipusat kota Sidikalang itu beberapa kali mengalami gangguan tekhnis  padam atau tidak normal dalam menyala. (Hen)