Sains

Hanya 5 Sekolah di Dairi Belajar Metode Daring Murni

Dinas Pendidikan Dairi Melaporkan pembelajaran

Sidikalang- Dairi Pers : Dari 259, SMP sebanyak 63 baru 5 sekolah di Dairi melakukan metode pembelajaran Daring . Demikian laporan kepala Dinas Pendidikan Dairi Drs. Jonni Purba kepada Bupati Dairi DR Eddy Berutu kamis (6/8) di kantor Bupati Dairi.

Dikatakan Purba Dari data yang diperoleh hasil monitoring, untuk tingkat SMP yang murni melakukan daring masih hanya SMP Swasta St. Paulus Sidikalang. Kalau untuk Sekolah Dasar ada 4 sekolah yang sudah melakukan daring yakni SD. St. Yosef Sidikalang, SD. Methodist Sidikalang, SDN. 030277 Teladan Sidikalang dan SD. Katolik Maria Bunda Karmel Sumbul.

Dari monitoring berbagai  kendala ditemukan diantaranya masih banyak para murid  tidak memiliki handphone android. Selain itu yakni para guru pengajar yang masih ada yang belum memahami cara pembelajaran daring meskipun telah memiliki handphone android sebagai sarana pembelajaran.

Disebutkan metode pembelajaran yang dilaksanakan pada masa pandemik ini Pendidikan mengatakan metode pembelajaran digunakan secara daring dan luring

Bupati Dairi Dr. Eddy Berutu menyampaikan  era belajar dan mengajar perlahan akan pasti berubah, oleh karena itu cara belajar dan mengajar khususnya yang ada di satuan pendidikan Kabupaten Dairi juga harus mengikuti perubahan tersebut. Pendidikan yang sifatnya satu arah itu agar segera dihilangkan dan menggantinya dengan sistem dua arah dimana para murid ataupun siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan melakukan interaktif guna memberikan pendapatnya baik itu secara personal maupun secara bersama sama.

“Pengetahuan bisa dibaca dan dikirimkan lewat seluruh media, namun skill atau kemampuan untuk menerapkannya yang harus dikembangkan melalui pembelajaran,”  sebut Bupati

Dikatakan pembelajaran daring di rumah masing-masing hanya untuk menuntaskan kompetensi yng bersifat knowledge. Tetapi untuk skill atau keterampilan relatif lebih susah dicapai dengan pembelajaran daring.  “Pembelajaran daring akan efektif jika dibarengi dengan perubahan cara belajar dan cara mengajar guru. Pembelajaran online ini, guru harus lebih kreatif, interaktif dan menyenangkan. Tugas dan aktivitas anak dipantau dan didiskusikan, agar bisa dilihat progress dan memberikan umpan balik. Generasi emas harus muncul dari Kabupaten Dairi”, ujar Bupati.    

Disebutkan Eddy  internet harus  disediakan dan jika memungkinkan harus ada tersedia di tahun 2020 ini. Oleh karena itu, kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi Rahmat Syah Munthe yang turut hadir dalam kegiatan tersebut agar segera mencarikan solus agar ketersediaan internet dapat terpenuhi di seluruh Kabupaten Dairi. Sementara itu, untuk pembelajaran dengan metode luring (kunjungan ke rumah siswa), Bupati Dairi Dr. Eddy Berutu mengatakan agar ditinjau dan dievaluasi kembali walaupun telah menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Hadir melaporkan perkembangan pendidikan Dairi itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Dairi Drs. Junihardi Siregar, M.M dan Kepala UPT. SMP Negeri 3 Siempat Nempu Hulu Mochlen Nadeak, S.Pd serta Camat Sidikalang Robot Simanullang. (Hen)