Seleb

Guntar Maha Harap Bupati Dairi Berkenan Resmikan Sejarah Dusun Pinggir Lae Renun

Camat Sinehu Lis Hamidah Ujung, S, Sos, bersama H Guntar di lokasi Pemasangan Pipa Dusun Namanterrep

Sidikalang-Dairi Pers : Tidak lama lagi air bersih untuk dusun Namanterrep, Desa Bakal Julu kecamatan Simepat Nempu, Dairi sudah dapat dinikmati warga . Air bersih ini diperoleh dari lae renun dengan menggunakan tekhnologi . Dusun yang sepanjang sejarahnya kekeringan itu kini bebas setelah seorang anak rantau dusun ini membuat pompa air dan jaringan pipa secara gratis kepada warga.  H. Guntar Maha, ST, MT pensiunan Kementrian PUPR itu berharap Bupati Dairi Dr Eddy Berutu berkenan meresmikan fasilitas paling dinanti warga tersebut.

Sebagai mana pembangunan sumur air bersih yang diambil dari lembah lae renun dengan menggunakan pompa air menggunakan teknologi sumur rembesan. Dalam uji cobanya sudah berhasil sampai ke permukiman warga. Air bersih yang disedot dari lembah lae renun itu dialirkan ke bak penampungan di tengah perkampungan warga. Dari bak ini kemudian di bagi kepada semua rumah tangga yang ada di dusun namanterrep. Mimpi Guntar Maha ingin berguna dan menjadi solusi untuk  kepentingan umum tercapai sudah.

Aksi Heroik pria pensiunan kementrian PUPR ini mendapat antusiasime  Camat Siempat nempu Hulu Lis Hamidah Ujung, S, Sos, MAP  dan Kepala desa Bakal Julu Lambok Manalu. Keduanya bersama perangkat desa Bakal Julu yang langsung melihat dusun kering itu kini sudah dapat dialiri air bersih. Derita puluhan tahun yangdirasakan warga kini berakhir sekembalinya H Guntar Maha dari rantau.

Camat Siempat Nempu Hulu Hulu Lis Hamidah Ujung, S, Sos, menyampaikan salut dan bangga melihat karya anak rantau yang sangat berguna untuk kemaslahatan umum. Air bagi warga dusun Namanterrep sejak zaman dulu merupakan sebuah impian yang sangat berharga. Dan mimpi itu kini sudah dapat terwujud sehingga dapat digunakan untuk kepentingan sehari hari dan ibadah.

“ Saya melihat pekerjaaan dari sisi ketulusan dan prinsip perubahan pola pikir . Saya yakin Pak haji Guntar ingin merubah cara berpikir warga tidak ada yang tidak mungkin dengan usaha dan upaya. Itu pesan utama dari pekerjaan ini. Bisa disebut marsipature hutana be , Namun lebih jauh dari itu pulangnya H Guntar menjadi motivasi dan inspirasi  bagi seluruh warga “ Sebut Camat

Dikatakan ditengah masa pandemic yang masih berlangsung di Dairi dimana pengaruhnya pada ekonomi cukup terasa . Namun dengan pekerjaan ini secara langsung warga terbantu dengan menjadi tenaga kerja saat pengerjaan pembuatan sumur. Warga juga dapat secara langsung melihat dan menginspirasi betapa mulianya  keberhasilan di rantau akhirnya  juga bisa  dinikmati warga di kampung sendiri” sebutnya

Camat Lis Ujung menyebutkan tentunya permohonan H Guntar Maha  akan peresmian fasilitas umum itu akan disampaikan kepada Bupati Dairi semoga terealisiasi. “ Penantian panjang warga terjawab akan air bersih ini. Tentunya ini sebuah sejarah bagi warga setempat dan siempat Nempu hulu, Mungkin masalah waktu dan tekhnis saja nanti yang didiskusikan. Namun yang pasti meski dusun ini hanya berpenghuni 76 KK namun dari dusun inilah mencatat sejumlah nama besar dan terkenal seperti Keluarga Reinfil Capah, Keluarga Asril Ujung dan lain lain. Meski dusun namun kualitas warganya tidak diragukan secara SDM” sebut Lis Ujung mengakhiri (Hen)