Bisnis

Geliat Ekonomi Dairi Dibuka, Protokol Kesehatan Tegas

Eddy bersama Disperindagkop

Sidikalang- Dairi Pers : Bupati Dairi menyebutkan geliat ekonomi kabupaten Dairi dibuka. Namun pemkab Dairi tegas sekaitan protokol kesehatan .Jangan biarkan cafe atau rumah makan buka jika tidak menerapkan protokol kesehatan. Pemerintah harus hadir untuk hal tersebut dan harus tegas karena covid beluam berakhir

Demikian Bupati Dairi DR Eddy Berutu saat mengadakan pertemuan dengan  jajaran Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Perindagkop dan UKM) Kabupaten Dairi pada Jumat (17/7). Dikatakan  sektor ekonomi akan dibuka secara perlahan di tengah pandemi covid-19 ini, namun ketegasan dari Pemerintah Kabupaten Dairi juga sangat penting diperlukan saat sektor ekonomi tersebut telah dibuka.

Dicontohkan  rumah makan, restoran ataupun cafe . Maka  di setiap Kecamatan harus dibentuk sebuah kelembagaan ataupun komunitas yang bertugas  melakukan pengawasan ketat terhadap rumah makan, restoran ataupun cafe .

“Dilembagakan dan disahkan, kita dari Pemerintah menjelaskan tentang protokol kesehatan yang sudah kita bentuk kepada komunitas tersebut untuk wajib diterapkan. Pemerintah juga akan membantu jika ada kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi dalam penerapan protokol kesehatan tersebut,” ucap Bupati.

Untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di masa pendemi covid-19 ini, Eddy meminta biaya tak terduga (BTT) yang telah dianggarkan agar segera dibelanjakan untuk perputaran ekonomi masyarakat.

Bupati meminta jajaran Dinas Perindagkop dan UKM, untuk penggunaan teknologi untuk bisa memenuhi kebutuhan pedagang dan pembeli di masa pandemi covid-19 ini serta dapat melakukan transaksi tanpa uang tunai dengan menggunakan QR Indonesia Standar (QRIS).  “Teknologi yang harus pertama kali mendorong ke masyarakat karena akan dapat berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya

Dinas Perindagkop dan UKM Dairi harus memperhatikan berbagai komoditi yang ada di Kabupaten Dairi, seperti jagung, kopi, durian dan holtikultura. Terkhusus kopi bupati  menginginkan dalam program 100 hari kerja Dinas Perindagkop dan UKM untuk  menindaklanjuti pencanangan program satu hari minum kopi bersama yang telah direncanakan sebelumnya.

“Kopinya dari petani kita sendiri, jadi seluruh OPD maupun instansi yang ada di Kabupaten Dairi harus minum kopi bersama sesuai dengan jadwal yang akan disepakati nantinya. Kita kobarkan lagi semangat minum kopi ini sehingga para petani kopi mempunyai semangat dan gairah yang baru untuk kembali membangkitkan kejayaan Kopi Sidikalang,” sebutnya (Hen)