Peristiwa

Gagal Merantau Ke Jakarta Motif Lamhot Nekat Gantung Diri?

Korban yang mengakhiri hidupnya secara tragis

Sidikalang- Dairi Pers : Kepergian  Lamhot Silaban (20) warga Dusun III Adian Koting, Desa Maju, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi secara tragis menyisakan misteri dan penasaran dipihak keluarga. Tidak sedikitpun jejak maupun sepucuk surat ditinggalkan korban kepada keluarga akan latar belakangnya hingga nekat mengakhiri hidupnya. Mungkinkah Lamhot putus asa setelah mendengar sang iparnya meninggal padahal sudah berjanji akan bersama merantau ke Jakarta? Hingga kini almarhum menyimpan rapat semua alasannya ditempat peristirahatannya yang terakhir.

Kerabat korban Edys Sihombing yang merupakan ipar kandung alm Lamhot Silaban kepada Dairi Pers menceritakan senin (22/7) dini hari jenazah korban dikuburkan di pemakaman desa Maju. “ Hingga kini kami keluarga tidak mengetahui persis apa yang melatar belakangi almarhum hingga  nekat mengakhiri hidupnya. Namun memang almarhum sudah berjanji bersama laenya di kabanjahe akan merantau ke Jakarta. Laenya yang di kabanjahe meninggal dunia dan orang tuanya langsung melayat senin (22/7). Saat itu juga alm Lamhot Silaban diketahui meninggal dunia. Entah putus asa atau apapun itu namun kepergianya bagi kami membuat sangat terpukul” Jelas Edys.

Edys menguraikan kalau almarhum hanya orang biasa dan hanya mempunyai tingkat pendidikan seadanya. “ Bagaimana lae mau sekolah kita juga dari latar orang biasa. Namun demikian mungkin kisah perjalanan almarhum sangat mengiris. Alasannya mengakhiri hidupnya disimpannya rapat hingga tak satupun kami mengetahuinya. Itu yang membuat semua keluarga merasa sedih dan terpukul “ jelasnya.

Semasa hidupnya diakui kalau korban bersikap biasa dan dikenal bergaul luas dengan teman dan warga desanya.

Edys menjelaskan orang tua almarhum berangkat ke Kabanjahe untuk melayat iparnya yang meninggal dunia. Tinggalah Almarhum dan seorang adiknya di kampung. Peristiwa tragis itupun akhirnya diketahui kalau Lamhot Silaban juga diketahui meninggal dengan cara tragis . Keduanya sudah berjanji akan bersama merantau ke Jakarta. “ tambahnya

Sebagaimana diketahui Kepergian  Lamhot Silaban (20) warga Dusun III Adian Koting, Desa Maju, Kecamatan Siempat Nempu. Ditemukan tidak bernyawa senin kemarin saat adiknya kembali dari sekolah.

Pria yang mengenakan baju biru dan celana pendek hitam itu meninggal dengan tali nilon tersangkut dilehernya. Pria yang sehari harinya mengumpulkan barang bekas (botot) itu ditemukan sudah tidak bernyawa.

Hasil pemeriksaan medis dan polisi menyebut kalau duagan kuat korban bunuh diri. Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Sedang ciri ciri orang bunuh diri ditemukan pada diri korban. Atas analisa itu disimpulkan kalau korban meninggal dengan bunuh diri. (hen)