Kriminal

Eksekusi Suami Dengan Kayu, Selingkuhan Istri Tenggelamkan Mayat

dua TSK dan Kayu Ulin

Kalimantan- Dairi Pers : Entah apa yang merasuki Marselena Mona.warga  Kecamatan Tabalar, Berau hingga tega berbuat sadis menghabisi nyawa suami dengan kayu ulin. Istri berdarah dingin ini juga melibatkan selingkuhannya untuk menghayutkan mayat suami . Suami malang itu  baru ditemukan setelah menjadi tulang belulang. Istri dan selingkuhannya akhirnya diciduk dan mendekam di tahanan.

Pembunuhan sadis di Kecamatan Tabalar diketahui berhasil diungkap oleh jajaran Polres Berau, korban dibunuh oleh istrinya sendiri menggunakan kayu ulin saat korban tertidur lelap.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo mengatakan bahwa seusai membunuh suaminya, pelaku menghubungi temannya yang sekarang menjadi pacar pelaku untuk menghilangkan jejak. Korban berinisial AC dibunuh oleh istrinya sendiri bernama Marselena Mona.

Disebutkan bahwa pengungkapan kasus itu bermula saat warga menemukan tulang belulang yang diduga tulang manusia di sungai lalu melaporkannya ke polisi. Marsela sebelumnya diketahui melaporkan hilangnya sang suami dan tak pernah pulang untuk menghilangkan kecurigaan.

Ia pun juga mencoba untuk menghilangkan barang bukti termasuk menghanyutkan korban ke dasar sungai dengan menggunakan pemberat berupa batu. Edy mengatakan, saat tim melakukan penggeledahan, pihaknya menemukan tumpukan sisa pembakaran kayu yang pelaku gunakan untuk mengahabisi nyawa suaminya.

“Kita periksa dan kembangkan ternyata yang bersangkutan mengakui membunuh suaminya dengan memukul dengan kayu ulin hingga tewas,” tuturnya. Edy menambahkan, meski telah hidup layaknya suami istri, namun korban dan pelaku memang belum memiliki status suami istri.

Diketahui keduanya telah tinggal bersama dalam satu rumah selama tujuh tahun. Disebutkan bahwa kini pelaku dan pacarnya mendekam di Mapolres Berau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Polisi terus mengembangkan motif pelaku  hingga menghabisi nyawa suaminya. Sedang sang pacar yang menjadi selingkuhan ikutan keciprat kasus karena ikut ikutan menghilangkan barang bukti yakni menghanyutkan korban dengan pemberat batu. (Hen)