Hukum

Dugaan Korupsi DD Gunung Tua, Polisi Sebut Tahap Penyidikan

Begini penampakan revonasi kamar mandi umum senilai Rp. 110 juta

Sidikalang- Dairi Pers : Agaknya rasa kesal sejumlah masyarakat Gunung Tua, kecamatan Tanah Pinem kabupaten Dairi sudah tidak terbendung lagi melihat pemanfataan dana desa yang tidak transparan bahkan diduga digelembungkan untuk tujuan korupsi. Secara resmi warga mengadukan oknum kepala desanya Susi Putri Ani Sembiring ke polisi. Tipikor polres Dairi juga telah meminta keterangan sejumlah kepala dusun dan terakhir pada 25 september 2019 Unit Tipikor telah meminta keterangan kepala dusun  I  Jemput Tarigan sekaitan dengan aduan warga sesuai surat B/370/IX/RESKRIM/2019.

Dairi Pers yang langsung turun ke desa Gunung tua kecamatan Tanah Pinem Rabu (30/10) mendapatkan sejumlah informasi dan kekesalan warga.  Bukan hanya masalah penggunaan Dana desa yang dinilai asal jadi serta diduga beraroma korupsi. Warga juga sangat kecewa dengan sejumlah pungutan di bedah rumah dan pembuatan sertifikat prona tanah. Padahal hingga kini tidak pernah terealisasi.

Ketua BPD desa Gunung tua Pengalaman Tarigan bersama tokoh masyarakat Jemput S Tarigan yang juga mantan kepala desa ,sekretaris BPD Jasa Tarigan serta sejumlah warga menyebutkan telah mengadukan oknum kepala desanya ke polisi. Namun sepertinya prosesnya cukup lambat. Aduan seputar dugaan mark ap proyek dana desa yang dikerjakan.  Dugaan mark ap itu atas dana desa tahun 2016 sampai dengan tahun 2018.

Kami warga desa sangat kecewa dengan penggunaan dana desa yang tidak transparan dan terkesan asal jadi, sebut Sembiring. Di Bulu sema dusun 1 desa gunung tua  warga mengeluarkan kekesalannya akan proyek dana desa asal jadi

Bukan hanya itu warga sangat kesal dengan kutipan yang dilakukan oknum perangkat desa dengan iming iming akan mendapatkan bedah rumah. Tidak sampai disitu warga juga dimintai sejumlah uang dengan dalil pengurusan sertifikat prona . Hingga kini janji itu tidak tepat meski warga telah “ dipungli” ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Beberapa tokoh masyarakat desa gunung tua yang diwawancara terkait keluh kesah masyarakat desa gunung tua Jemput Tarigan yang juga sekretaris BPD membenarkan hal tersebut. Pihaknya mengakui keluhan warga itu dan proses hukum aduan warga juga tengah berjalan.

Kepala desa  Gunung Tua Susi Putri Ani Sembiring saat di konfirmasi  rabu (30/10) tidak berada dikantor kepala desa. Sekretaris desa gunung tua Tiurmauli Situmorang yang tengah berada di kantor kepala desa menyebutkan tidak mengetahui dimana keberadaan  kades . Beberapa kali sekdes coba menghubungi  nomor oknum kepala desa tidak masuk kemungkinan di non aktifkan.

Sama sekali perangkat desa yang ada tidak berani memberikan keterangan berkaitan dengan penggunaan dana desa Gunung tua. (E. Sirait)