Lokal

Diwisuda Akper Bupati Dairi Ajak Hening Cipta Berpulangnya BJ Habibie

Bupati Dairi mengajak hening cipta berpulangnya BJ Habibie

Sidikalang- Dairi Pers : Dalam acara wisuda Akademi Keperawatan (Akper) Pemerintah Kabupaten Dairi Angkatan ke XVI tahun 2019 Kamis (12/9) di Gedung Bale Karina Sidikalang Bupati Dairi DR Eddy Keleng Ate Berutu  meminta semua yang hadir mengheningkan cipta sebagai penghormatan terkahir berpulangnya presiden ke 3 RI BJ Habibie. Suasana hening berlangsung beberapa saat mengenang kembali bapak demokrasi tersebut.

Sebelum mengheningkan cipta Bupati Eddy menyampaikan bahwa Bangsa ini berduka karena Bapak BJ Habibie telah mendahului kita, namun karya,  ide dan pemikirannya tetap menjadi teladan. Beliau Presiden ketiga kita, Beliau Bapak bangsa kita, Beliau Guru bangsa kita, Beliau Simbol pemersatu kita, Beliau Simbol sosok Ayah dan Kakek humanis yang baik, Beliau pemikir besar dunia. Selamat jalan Bapak BJ Habibie, Turut berduka mendalam dari Pemerintah Kab Dairi dan seluruh Masyarakat Dairi sebutnya yang dilanjutkan dengan mengheningjkan cipta.

Hadir dalam kesempatan wisuda Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Ramlan Sitohang, Unsur Forkopimda Kabupaten Dairi, Direktur Akper Pemkab Dairi Roberth Silalahi, Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Dairi.

Wisuda

Sementara itu dalam wisuda akper sebanyak 46  Bupati Dairi dalam sambutannya menyampaikan perwujudan dari kesehatan tidak terlepas dari proses pendidikan yang menghasilkan tenaga kesehatan yang bermutu termasuk Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Dairi dimana pada saat ini meluluskan 46 orang tenaga ahli madya keperawatan. Kita berharap lulusan  profesional, siap pakai sehingga dapat menjawab tantangan kesehatan di masa kini maupun di masa yang akan datang. “Kita tidak boleh berhenti di sini, tantangan bagi anak-anak kita adalah bagaimana memberdayakan dirinya, menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dalam rangka memasuki era baru yakni revolusi industri 4.0,” Sebut Bupati

Dikatakan sektor kesehatan telah mengalami perubahan sangat besar seperti yang terjadi di kota-kota dimana para dokter telah melakukan pekerjaannya dari jarak jauh yang bisa digunakan lewat telefon dan media yang lainnya. Ilmu pengetahuan tentu saja harus tinggi  namun kepribadian dan akhlak harus terus di pupuk karena ke depan hal itu  perhatian dan penilaian

 “Beberapa waktu lalu, Saya mendengarkan informasi bahwa Akper Pemkab Dairi sempat terombang ambing dengan nasib yang tidak menentu. Hal itu membuat mahasiswa menjadi sedih begitu juga dengan tenaga pengajar. Namun, kita bersyukur dengan kerja keras semua pihak akhirnya masalah itu dapat diselesaikan dimana Akper Pemkab Dairi akan bernaung di bawah kementerian kesehatan seperti amanat undang-undang,” tegasnya

Direktur Akper Pemkab Dairi Roberth Silalahi dalam sambutannya mengatakan para lulusan dari Akper Pemkab Dairi dalam 5 tahun penyelenggaraan uji kompetensi D3 Keperawatan se-Indonesia, Akper Pemkab Dairi masuk dalam urutan 5 besar institusi kesehatan di Provinsi Sumatera Utara. Terkait dengan pemberitaan tentang akan tutupnya Akper Pemkab Dairi, Ia mengatakan Akper Pemkab Dairi tidak tutup dan akan beralih nama menjadi Program Diploma III Keperawatan di bawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (Hen)