Kriminal

Ditikam di Tanah Pinem, Beni Tarigan Meninggal di RSU Sidikalang

Korban Beni tarigan akhirnya meninggal dunia

Sidikalang- Dairi Pers : Beni Tarigan (39) warga desa pasir mbelang, kecamatan tanah pinem, kabupaten Dairi akhirnya meninggal dunia di rumah sakit umum Sidikalang selasa (29/10) dini hari. Korban tidak terselamatkan nyawanya setelah mendapat serangan senjata tajam oleh tersangka PG (49) warga desa yang sama persis di depan warung milik edi sembiring di desa pasir mbelang.

Data yang didapatkan Dairi Pers dari humas polres Dairi melalui Ipda Dony Saleh menyebutkan malam naas itu sekira pukul 21.00 WIB diketahui keduanya terlibat perkelahian di depan warung milik Edi Sembiring. Setahu bagaimana korban yang berselisih umur sekitar 10 tahun itu dengan tersangka tiba tiba menjerit.

Suara itu akhirnya mengundang warga lainnya untuk mendekati sumber suara. Korban ditemukan sudah tergeletak dan tersangka melarikan diri. Kepala Dusun Pasir Mbelang Rakut Pinem selanjutnya melaporkan kejadian itu  ke personil Polsek Tanah Pinem akan terjadinya penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam di Desa Pasir Mbelang .

Kanit Reskrim bersama Personil Polsek Tanah Pinem berangkat ke tempat kejadian .Personil Polsek Tanah Pinem mengintrogasi saksi edi sembiring  . Dari olah TKP ditemukan pisau belati yang diduga digunakan oleh pelaku untuk melukai korban . Dari TKP juga  ditemukan baju milik korban yang telah berlumuran darah. Korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit umum Sidikalang dan sebagian personil Polsek mencari keberadaan tersangka .

Sekitar pukul 00.30 WIB dini hari didapatkan informasi kalau korban tidak berhasil diselamatkan, Korban akhirnya meninggal dunia akibat luka bekas senajata tajam di dada sebelah kiri yang tembus hingga ke jantung. Korban akhirnya dibawa kembali ke kampung halamannya desa Pasir Mbelang untuk dikebumikan.

Sementara itu tersangka PG  ditemukan pada rabu (30/10) sekira pukul 01.30 WIB di tempat persembunyiannya di desa itu juga.

Disebutkan atas kaus itu telah dilakukan visum terhadap korban sedang barang bukti berupa senajata tajam baju telah disita polisi untuk barang bukti melanjutkan kasus tersebut. Sementara tersangka kini sudah diamankan ke polres Dairi.

Belum diketahui motif yang membuat keduanya terlibat perkelahian hingga terjadi tindakan pidana penganiayaan hingga mengakibatkan nyawa hilang. Polisi masih melakukan pengembangan guna mengungkap motif pembunuhan tersebut. (Hen)