Peristiwa

Dirut RSUD Dicopot, Warga Puji Ketegasan Bupati Dairi

Dr Sugito Panjaitan Mantan dirut RSUD Dairi

Sidikalang-Dairi Pers : Dirut RSUD Dairi dr. Sugito Panjaitan akhirnya dipindahtugaskan ke puskesmas Kentara, Kecamatan Lae parira, Dairi  sebagai dokter fungsiaonal. Jabatan Dirut RSUD Dairi diberikan kepada dr. Pasalmen Saragih yang sebelumnya bertugas di patologi dinkes Dairi. Pelantikan dirut RSUD Dairi yang baru ini dilaukan jumat (19/10/2021) di kantor BKPSDM Dairi oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Berutu

Pelantikan Dirut RSUD Dairi ini langsung mengejutkan banyak pihak karena sebelumnya RSUD Dairi menjadi pusat perhatian dengan sejumlah kasus yang muncul. Kasus terakhir yang menjadi viral  pasien Aria Sianturi yang berusia 10 tahun karena usai  dibius namun tidak jadi di operasi dengan alasan alat rusak.

Dirut RSUD Dairi dr Pasalmen Saragih

Pencopotan direktur RSUD Dairi Sugito Panjaitan ini mendapat tanggapan pro dan kontra sejumlah pihak. Namun secara umum memberikan pujian atas ketegasan Bupati Dairi mengambil tindakan untuk menjaga wibawa pemkab Dairi. Mereka berharap dengan tindakan tegas Bupati ini menjadi pelajaran bagi pejabat lainnya agar bersungguh sungguh melakukan pelayanan bagi masyarakat.

Ketua Wamada (Wajah Masyarakat Dairi) Togar Togatorop yang dimintai komentarnya atas perubahan yang terjadi bagi petinggi RSUD Dairi itu menyampaikan. Meski mutasi merupakan hal biasa dan lumrah dalam suatu pemerintahan , namun melihat sejumlah masalah yang selama ini terjadi di RSUD Dairi tidak dapat disalahkan jika  masyarakat mengaitkannya dengan  kebobrokan RSUD dengan mutasi yang terjadi, sebutnya.

Saya pribadi di media ini juga pernah berharap kepada Bupati untuk mengevaluasi manajemen RSUD Dairi. Dan saya juga menyampaikan apresiasi sikap tegas Bupati terhadap stafnya yang mungkin tidak dapat mengimplementasikan visi dan misi kabupaten Dairi.

 “ Tentunya tindakan bupati ini akan menjadi pelajaran bagi pejabat lainnya. Saya melihat bagaimana Kapolri tegas terhadap jajarannya langsung mencopot personil bermasalah  mendapat apresiasi tinggi  masyarakat Indonesia. Demikian kiranya Dairi hari ini kita melihat  Bupati sudah mulai tegas dan kita berharao ini terus berlanjut sehingga cepat mengembalikan kepercayaan masyarakat  Dairi ” sebutnya

ketua Wamada Dairi Togar Togatorop

Disebutkan Togar Togatorop sejauh pengamatannya untuk pembenahan RSUD Dairi tidak boleh hanya berakhir dipencopotan Direktur saja. Namun masih ada sejumlah oknum didalamnya yang selama ini diduga menjadi otak utama keboborokan RSUD Dairi.

“ Kita tidak membela dr Sugito Panjaitan namun kita juga harus realistis menilai  mengingat beliau adalah pejabat  import. Artinya beliau tidak faham medan Dairi.  Bupati  harus  menuntaskan mengevaluasi siapa sebenarnya sumber penyakit di institusi itu. Siapa orang yang selama ini sebenarnya tempat dirut diskusi dan bertanya. Ini juga harus segera dievaluasi jika ingin RSUD Dairi lepas dari sorotan masyarakat” tegas Togar.

Sementara itu informasi yang diperoleh Dairi Pers menyebutkan jika kondisi RSUD Dairi selama ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya meski Bupati Dairi sudah menargetkan pembenahan RSUD Dairi sebagai salah satu target utama.

Diduga sejumlah pejabat lama yang masih bercokol di RSUD Dairi masih menjadi “virus” penghambat berubahnya pelayanan RSUD Dairi sesuai harapan.

Disamping itu informasi yang diperoleh Dairi Pers menyebutkan dugaan kuat selama dua tahun belakangan kekuasaan sepertinya dikendalikan dua oknum ASN di inntansi ini. Dua oknum ini diduga kuat memberi andil besar kegagalan dirut RSUD Dairi Sugito Panjaitan.  Selama kedua oknum masih terus bercokol di RSUD Dairi   maka pergantian dr Pasalmen Saragih diperkirakan tidak akan mampu membawa perubahan besar. (Hen)