Kriminal

Curi HP Penderita Covid, Ditangkap Malingnya Ikut Diisolasi

ilustrasi

Mimika- Dairi Pers : Maling tidak bijak begini jadinya. Bayangkan asal main sambar saja akhirnya sang maling harus jalani isolasi setelah diketahui pemilik HP justru pasien Positif covid-19. Maklum saja pasien yang menjadi sasarannya di ruangan isolasi pasien Covid-19. Namun maling tidak perduli dan tidak memahami resikonya. Pokoknya asal melihat kesempatan maka naluri malingnya muncul.

Juru Bicara Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika Reynold Ubra menjelaskan, pencurian itu terjadi pada Minggu (24/5) sekitar pukul 02.00 WIT di ruang isolasi pasien Covid-19. pelaku yang tinggal di sekitar lokasi rumah sakit menerobos penjagaan RSUD Mimika.

Pelaku masuk ke ruangan isolasi pasien positif Covid-19 di RSUD Mimika. Ia kemudian mencuri dua ponsel milik pasien positif Covid-19. Pasien kala itu tengah tertidur sehingga si maling dengan leluasa menggasak  dua HP milik pasien.

Aksi pelaku pertama kali diketahui oleh pasien positif Covid-19 yang merupakan pemilik ponsel. Sadar ponselnya raib saat terbangun dari tidur, pasien melaporkan hal tersebut kepada pihak RSUD.

Pihak rumah sakit kemudian mengecek rekaman CCTV. Benar saja, terlihat seorang pemuda menggasak ponsel korban. Pihak keamanan RSUD melacak dan mendatangi rumah maling tersebut.

Ketika didatangi oleh pihak rumah sakit, maling tersbut tidak dapat mengelak setelah ditunjukkan rekaman CCTV. Akhirnya maling kecil itu  mengaku telah mencuri.

Lantaran korbannya seorang pasien positif Covid-19, si maling harus menjalani prosedur pemeriksaan dan isolasi hingga 14 hari. Dikhawatirkan, maling curi hape berpotensi tertular dari korbannya, pasien positif Covid-19. Reynold mengatakan, pelaku kini menjalani isolasi.

“Kita juga tetap melakukan pemeriksaan lanjutan kepada pelaku nanti,” papar Reynold

Untuk diketahui, RSUD Mimika Papua adalah salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang menangani 55 pasien positif Covid-19.

Pemberitaan maling apes ini langsung viral dan banyak menertawakan “ kegoblokan” maling. Meski tergolong sukses namun apes karena justru pemilik HP pasien positif Covid-19. Sang maling apes itu akhirnya harus karantina 14 hari belum lagi hukuman pidana bakal menanti. Syukur syukur tidak tertular. (Hen)