Bisnis

Corona, TWI Ditutup THL Perawatan

Obyek wisata TWI sementara ditutup

Sitinjo-Dairi Pers :  Genderang #Lawan C0vid- 19 terus digelorakan Bupati Dairi. Kini penutupan sejumlah lokasi wisata guna antisipasi penyebaran virus Corona. TWI sebagai maskot wisata Dairi juga ikut ditutup namun honorer dan Tenaga Harian Lepas (THL) tetap bekerja untuk penyemprotan lokasi wisata dan perawatan sejumlah miniatur rumah ibadah disana.

Kabid Pariwisata Kabupaten Dairi Rinaldo Panggabean menyampaikan penutupan TWI Sitinjo dilakukan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di Kabupaten Dairi mengingat kawasan wisata TWI Sitinjo Dairi menjadi salah satu objek wisata yang digemari pengunjung. Baik pengunjung lokal maupun pengunjung luar Dairi. 

Mengingat pedagang yang ada dilokasi TWI Sitinjo, Kabid Pariwisata Dairi Rinaldo Panggabean menghimbau dengan melakukan sosialisasi terhadap semua pedagang yang ada dilokasi TWI Sitinjo,  agar mengerti dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Dairi ditengah pandemi COVID-19. “Berlaku bijak dalam menyikapi bencana besar COVID-19 yang begitu cepat penyebarannya, masyarakat tetap bersemangat dan terus berdoa. Semoga bencana ini segera berlalu dan TWI Sitinjo ini bisa dibuka kembali”ucapnya.

Dikatakan objek wisata sangat rentan terhadap isu dunia terkait pandemi COVID-19 ini. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam target pencapaian PAD retribusi. untuk 2020 target PAD dari TWI Sitinjo senilai 1,4M.  Sehingga dengan bencana seperti yang ada saat ini Rinaldo Panggabean  khawatir  tidak dapat mencapai target seperti yang sudah ditentukan. Per 15 maret TWI Sitinjo sudah mendapatkan hasil retribusi sekitar 480juta. Namun demikian disebutkan sesuai kebijakan pimpinan mengutamakan keselamatan warga lokasi wisata itu harus tutup.

Sementara itu para tenaga honor dan THL yang ada di TWI Sitinjo kabid pariwisata menyampaikan kalau mereka tetap bekerja dalam melakukan penyemprotan dan pembersihan ,perawatan  yang ada disekitar lokasi TWI Sitinjo. 

Pemerintah Kabupaten Dairi memutuskan untuk menutup objek wisata TWI Sitinjo, dalam upaya melawan bencana perpindahan covid-19. Penutupan objek wisata TWI Sitinjo ini dilakukan mulai 25 Maret 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan.  

Plt. Kadis Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Dairi Rotua Panjaitan, SKM, M.Kes  kepada Dairi Pers, dengan tegas tidak mau memberikan sedikitpun tanggapan  terkait penutupan TWI Sitinjo kepada Dairi Pers. Karena itu bukan wewenang saya, dan kami sudah terkunci dalam menberikan informasi.  “Ucapnya.  (Ramadhan)