Ekonomi

Camat Sidikalang Turun Tangan Ikut Berantas Tikus

Camat , PPL dan Petani Huta Rakyat Lakukan pengemposan sawah

Sidikalang- Dairi Pers :  Serangan hama tikus yang sering mengakibatkan gagal panen petani desa Huta Rakyat, Sidikalang, Kabupaten Dairi sudah berlangsung bertahun tahun. Camat Sidikalang Robot Manulang bersama Kepala Desa  Pander Sitepu, PPL Dinas Pertanian Dairi dan petani huta rakyat melakukan pengemposan serenak untuk membasmi hama tikus Kamis (13/2).

Robot Manullang kepada Dairi Pers menyampaikan ikut langsung turun ke areal pertanian masyarakat sebagai gerakan bersama petani untuk  membasmi hama tikus di Huta Rakyat. “ Kepala desa mengundang kita untuk gerakan pengemposan ini dan kami fikir ini sangat penting untuk kebersamaan mengajak semua petani secara terpadu untuk membasmi  tikus. Hama ini sudah lama menjadi musuh petani di Hutarakyat. Jadi keberadaan kita hanya mengajak karena memang hama tikus bisa dibasmi jika  secara bersamaan” sebutnya.

Dikatakan Robot Manullang meski Sidikalang sebagai ibukota kabupaten Dairi namun  mayoritas warganya masih hidup dari sektor pertanian. Areal persawahan masih cukup luas diseputaran kota Sidikalang. Disamping huta rakyat desa mblang malum, bintang, sidiangkat masih sebagai lahan pertanian. Namun diakuinya berdasar laporan warga dan mengikuti catatan seragan hama tikus untuk Sidikalang masih di desa huta rakyat terbesar dan Mblang malum. Memang di dua desa ini lahan persawahan terbesar di Sidikalang, sebutnya.

Sementara itu Plt kepala dinas Pertanian Dairi  Bintoha Angkat yang dihubungi via ponsel menyebutkan pengemposan merupakan salah satu cara pembasmian hama tikus yang efektif. Pengemposan dengan menggunakan alat sederhana memasukkan asap ke lobang tikus diarel persawahan. Cara kerja alat pengemposan biasanya tikus mati dilobangnya atau beberapa diantaranya keluar dari lobang persembunyian.

Dikatakan PPL Dinas Pertanian Dairi ikut dan langsung memantau jalannya pengemposan untuk awal musim tanam di  Huta rakyat . Langkah yang dilakukan petani hutarakyat sebaiknya terpadu dan dalam skala besar karena tikus pada umumnya berpindah saat terganggu dan akan kembali lagi saat merasa aman. Maka jika dilakukan secara bersamaan maka akan lebih efektif” sebutnya.

Bintoha menyebutkan yang terbaik itu disamping pengendalian hama tikus secara terpadu namun pola tanam serentak paling bagus untuk mengendalikan serangan hama tikus. Jika pola tanam tidak serentak maka siklus makanan tikus akan terus tersedia sehingga akan terus berkembang biak, pungkasnya (Hen)