Kriminal

Bupati Probolinggo, Suami Yang DPR RI, Camat dan ASN Ditangkap KPK

Puput Tantriana Sari

Jakarta- Dairi Pers :  Puput Tantriana Sari ditangkap Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) diduga berkaitan dengan suap jual beli jabatan kepala desa atau kades. Jumlah suap ini diperkirakan sekitar Rp360 juta. Bukan hanya mengamankan Bupati, suaminya Hasan Aminuddin Anggota DPR RI juga diamankanCamat dan sejumlah ASN .

Dikutip dari kompas dan tribun  Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, OTT tersebut dilakukan di wilayah Probolinggo, Jawa Timur.  Sejumlah pihak telah diperiksa dan diamankan dalam operasi tersebut. Mereka diduga terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi.

“Benar, informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur,” Ali Fikri, Senin pagi (30/8). 

Puput Tantriana Sari  sudah peridoe kedua menjabat Bupati Probolinggo jabatan 2018-2023 . Dia ditangkap di rumah pribadinya pukul 02.00 WIB, Senin (30/8/2021) Jalan Raya Ahmad Yani, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Tantri menggantikan bupati sebelumnya, Hasan Aminuddin, yang merupakan suaminya sendiri.

Tantri maju kedua kalinya berpasangan dengan Timbul Prihanjoko pada Pilkada 2018. Mereka maju didukung oleh Gerindra, PDIP, PPP, NasDem, dan Golkar.

Bupati Tantri sendiri bukan asli Probolinggo. Ia lahir di Ponorogo pada 23 Mei 1983. Pendidikan SD hingga SMA ia habiskan di Ponorogo sebelum ia menjadi PNS. Tantri tercatat pernah menjadi staf BD Jatim pada 2004-2008. Pada 2008, Tantri dinikahi Hasan Aminuddin. Mereka dikaruniai 4 anak.

Diperiksa KPK di Subdit III Tipidkor

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari tampak mengenakan kemeja putih outer panjang merah saat diperiksa KPK di Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (30/8). Dia  menjalani pemeriksaan di Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (30/8). Bersama  sekitar sepuluh orang yang ikut diamankan dalam OTT kali ini.

Sebanyak sepuluh orang keluar dari ruangan itu sekitar pukul 11.15 WIB. Mereka menjalani pemeriksaan selama lima jam usai terjaring OTT KPK pada Senin dini hari. Beberapa orang lainnya juga dimasukkan ke dalam bus, beserta sejumlah barang bukti antara lain berupa tas dan koper.

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin tak memberikan komentar sama sekali ketika ditanya wartawan. Mereka langsung berjalan masuk menuju bus.

“Selanjutnya mereka akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di KPK,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko.

Rumah Pribadi tempat OTT

Sementara itu info lain yang diterima menyebutkan 8 orang yang turut diamankan tersebut merupakan beberapa camat dan ASN di wilayah Probolinggo serta ajudan Hasan Aminuddin.

8 Camat itu di antaranya yakni Camat Paiton, Camat Kraksaan, Camat Gading, Camat Krejengan, Camat Gading, Camat Banyuanyar. (Hen)