Kabupaten Pakpak Bharat

Bupati Pakpak Bharat Ikuti Latihan Bersama Batalyon 125/ Simbisa

Bupati Franc Ikut latihan menembak bersama Kompi 125/ Simbisa

Salak- Dairi Pers : Suara rentetan senjata jenis SS-II, pecahkan kesunyian alam  Desa Kuta Jungak, Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak Bharat, pada Rabu (10/11) siang.

Suara rentetan senjata tersebut merupakan suara tembakan pada kegiatan latihan menembak yang diselenggarakan oleh batalyon 125/ Simbisa yang diikuti oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor. 

Dengan menggunakan senjata laras panjang jenis SS-II, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bersama Danyon 125/Simbisa, Danlat Kolonel MF Nasution serta  Komandan Batalyon Letkol Inf Budianto Hamdani Damanik melakukan tembakan   pembukaan. 

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor didampingi prajurit TNI dalam pengoperasionalan senjata api laras panjang   sehingga saat penggunaannya senjata tersebut. 

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengatakan kegiatan ini merupakan sinergitas TNI dengan pemerintah khususnya pemkab Pakpak Bharat dalam pembangunan. Bupati Franc berharap dengan diadakannnya latihan ini menjadi motivasi bagi putra/i Pakpak Bharat untuk menjadi TNI. Dipilihnya lokasi  sebagai tempat latihan karena wilayah geografis  Kab Pakpak Bharat.

” Saya menyampaikan ucapan terimakasi kepada pihak TNI yang telah memilih Pakpak Bharat untuk tempat latihan saya berharap kegiatan ini bisa latihan ini menjadi motivasi bagi putra/i Pakpak Bharat semakin banyak bisa menjadi  prajurit TNI.” ujarnya.

Komandan Latihan (Danlat) Kolonel MF Nasution mengatakan  latihan saat ini merupakan latihan perorangan, tingkat regu pleton dan tingkat kompi. 

” Untuk saat ini merupkan latihan tingkat kompi bagaimana menguji kesiapan tempur satuan setingkat kompi dalam hal ini Batalion 125/Simbisa. dengan jumlah peserta satu kompi. Lanjut, Kolonel MF Nasution,  dipilihnya Pakpak Bharat tempat latihan karena sesuai dengan tema kali ini adalah  operasi lawan insurjensi dimana latihan lawannya adalah insurjensi sifatnya adalah semi hutan atau daerah hutan, sehingga lokasi ini mendukung materi yang akan disampaikan kepada para peserta.

Sementara itu, Komandan Batalyon Letkol Inf Budianto Hamdani Damanik mengatakan dalam kegiatan ini dilaksanakan beberapa kegiatan metari khususnya taktik  seperti patroli, menembak dan materi  lainnya.

” Dihari terakhir nanti kita juga ada melaksanakan kegiatan bansos berupa pebagian sembako untuk masyarakat. Harapan kami  sesuai dengan tujuan TNI yaitu Manunggal bersama masyarakat  sehingga masyarakat bangga memiliki TNI, maka TNI-masyarakat bisa bersama  dalam menyelenggarakan pertahanan terhadap negara.” jelasnya. (Erick Sirait)