Sosial

Bupati Dairi Didaulat Peletakan Batu Pertama Mesjid Lae Itam

Bupati Dairi diwakili Asisten Adm Umum peletakan batu pertama Mesjid Lae Itam

Sidikalang-Dairi Pers :  Bupati Dairi DR Eddy Berutu diwakili Asisten Administrasi Umum Drs Sudung Ujung meletakkan batu pertama pembangunan mesjid Lae Itam Kecamatan Siempat nempu Hulir , Dairi Rabu (29/1). Mesjid Al-Amin yang dibangun di Dusun Pahlawan Desa Lae Itam itu sudah lama dinanti warga Muslim Siempat Nempu Hilir.

Hadir dalam peletakan batu pertama  Bupati Dairi yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Drs.Sudung Ujung ,Camat Siempat Nempu Hilir Syahidan Habeahan,S.Sos , Kemenag Kab.Dairi yang diwakili oleh Mahdi Kudadiri,S.Pdi,MM selaku KTU Kemenag Kab.Dairi , Kasi Bimas Islam Kemenag Kab.Dairi , Kepala Desa Lae Itam Pargaulan Simbolon , Ka.KUA Kec.Siempat Nempu Hilir Abdul Hamid Lingga , MewakiliMUI Kab.Dairi A.Bako , Tokoh Agama dan Tokoh Adat serta seluruh Jemaah Mesjid Al-Amin Kec.Siempat Nempu Hilir

Pembangunan Mesjid Al-Amin  itu merupakan  swadaya Jemaah dan sekaligus Mesjid ke Dua yang berada di Kec.Siempat Nempu Hilir setelah Mesjid yang ada di Desa Lae Luhung , sementara itu untuk Lahan pembangunan Mesjid Al-Amin itu sendiri merupakan Wakaf dari salah seorang Jemaah bermarga Cibro, dan Mesjid Al-Amin ini sendiri  memiliki 52 Kepala Keluarga sebagai Jemaah.

Camat Siempat Nempu Hilir yang menyampaikan sambutan,  Pemerintah Kecamatan Siempat Nempu Hilir mendukung Pembangunan Mesjid Al-Amin yang nantinya dapat digunakan umat Muslim sebagai tempat ibadah

Mewakili Bupati Dairi Asisten  Administrasi Umum Drs.Sudung Ujung menyampaikan Pemerintah Kabupaten Dairi sangat mendukung Pembangunan Mesjid AL-AMIN dan berharap agar Pembangunan Mesjid ini dapat berjalan dengan baik , tepat waktu dan tepat sasaran .

Dikatakan  Pembangunan Mesjid AL-Amin  sebagai gambaran  toleransi antar umat beragama yang menciptakan kerukunan ditengah Masyarakat yang berada di Kecamatan Siempat Nempu Hilir . Sudung memuji toleransi umat beragama di kecamatan itu karena dalam peletakan batu pertama juga dihadiri umat kristiani .

Pemkab Dairi telah menetapkan motto Dairi Unggul yang mensejahterakan masyarakat dalam harmoni keberagaman. “ toleransi antar umat beragama merupakan salah satu indikator menghormati keberagaman . Saling menghormati kebhinekaan akan menjadi  modal Dairi dalam percepatan pembangunan kabupaten Dairi ke depan ” Jelasnya.

Drs Sudung menyampaikan toleransi yang ada selama ini harus terus dijaga dan tidak mudah terprovokasi atas berbagai isu yang mungkin ada hingga berpotensi merusak persatuan dan kesatuan, pungkasnya (hen)