Peristiwa

Bob Sitepu Minta Jalan Putus di Sitinjo Kelar 2 Bulan

Bob Sitepu didampingi PDIP Dairi di lokasi Longsor Sitinjo

Sidikalang- Dairi Pers : Anggota Komisi V DPR RI fraksi PDI P Bob Sitepu langsung meninjau jalan longsor  di desa Sitinjo II Kecamatan Sitinjo Kabupaten  Dairi Jumat (8/1/2021). Didampingi ketua PDIP Dairi Resoalon Lumban Gaol, SE dilokasi longsor wakil rakyat  Dairi di senayan itu langsung menelepon Dirjen Bina Marga untuk secepatnya membangun jalan putus tersebut.

“ Kita tahu ini jalan utama menghubungkan kota Sidikalang, Jalur untuk Kabupatern Pakpak Bharat dan Naggroe Aceh Darussalam. Artinya jalur ini urgent dilalui dengan mobilitas tinggi.  Ini jalur lalulintas yang berkaitan dengan ekonomi rakyat sehingga wajar kita desak dirjen BinaMarga untuk memberikan perhatian secepatnya” sebut Bob Sitepu

Tadi saya minta kepada pak dirjen Bina Marga agar secepatnya dibangun kembali dan kalau bisa jangan lebih dari dua bulan sehingga jalur normal kembali, tambahnya.

Menurut Bob Sitepu melihat panjangnya lonsgoran sekitar 40 meter maka untuk pembangunan jembatan Bally tidak mungkin. Disamaping itu jika  utuk pembangunan jembatan juga kurang ekonomis karena hanya sungai kecil dibawahnya . Maka tindakan terbaik adalah secepatnya membangun kembali jalur yang putus seperti sedia kala. “ Kita meminta pemkab Dairi juga respon dan ikut membantu utamanya menjaga jalan alterntif yang dapat dilalui kendaraan sehingga lalulintas dan  ekonomi tidak terganggu” Sebutnya.

Bob Menegaskan Fraksi PDI P DPR RI konsen memberikan bantuan bagaimana agar jalur ini secepatnya ditanggulangi . “ Kita terus komunikasi dengan ketua PDI P Dairi untuk memantau perkembangan ini sehingga dalam waktu cepat kembali normal” sebutnya.

Sementara itu ketua PDI P Dairi Resoalon Lumban Gaol menyampaikan kehadiran Bob Sitepu sebagai wakil Rakyat Dapil Dairi di Senayan sebagai bentuk perhatian dan cepat tanggap PDI P akan apa yang terjadi di masyarakat. “ Bencana demikian tentunya menjadi tanggung jawab banyak orang. Jadi menyikapi kondisi demikian kurang tepat kalau mencari cari kesalahan. Yang dibutuhkan adalah peran bagaimana secepatnya jalan bisa normal kembali” jelasnya

Namun demikian Resoalon Lumban Gaol juga meminta pemkab Dairi mendata warga yang terdampak mungkin areal persawahannya atau kolam yang mungkin ikut rusak akibat banjir yang terjadi pasca luapan air.

“ Kondisi sekarang rakyat tengah susah akibat pandemic Covid tentunya jika arealnya rusak dan usahanya terganggu wajar menjadi perhatian pemerintah daerah. Tentunya regulasinya ada dan yang kita harapkan perhatian saja kepada mereka” sebut Resoalon. (Hen)