Hukum

Begini Prosedur Pemakaman Jenazah Covid-19 di Dairi

Rapat Penetapan Prosedur Pemakaman Covid 19 Dairi

Sidikalang- Dairi Pers : Menyusul arahan Presiden Jokowi yang memerintahkan seluruh gubernur, bupati/wali kota untuk menyusun dan menetapkan peraturan pencegahan Covid-19 dengan menyesuaikan kearifan lokal dari masing-masing daerah. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten  Dairi  menetapkan prosedur pemulasaran dan Pemakaman covid 19 di Dairi kamis (6/8) di balai budaya .

Sekda Dairi yang memimpin rapat ini menyampaikan dasar hukumnya Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 dan persiapan transisi menuju adaptasi baru. Pertemuan  ini untuk  saling bertukar informasi memberikan masukan untuk menjadi bahan dilapangan khususnya para Camat, Lurah dapat memberikan informasi secara pasti dan jelas.

 “Supaya melakukan pekerjaan itu secara linier, dengan beberapa tugas sesuai dengan SK yang sudah di terbitkan dengan pekerjaan langsung dari hilir sehingga memberikan dokumentasi yang dapat di sampaikan dan kesepakatan Instruksi Gubernur yang sudah ada bisa dilakukan dengan baik,” Sebut Leonardus Sihotang

Ir. Sahala Tua Manik Selaku ketua penanganan pemakaman jenazah korban Covid-19 Kabupaten Dairi, menyampaikan tahapan protokol penanganan jenazah yang sudah diatur dari Kementerian Kesehatan RI yakni

1. Penyemayaman jenazah dalam waktu lama sangat tidak dianjurkan untuk mencegah penyebaran penyakit;

2. Jenazah yang disemayamkan  dapat dilakukan dan setelah tindakan desinfeksi dan dimasukkan kedalam peti jenazah serta tidak dibuka kembali;

3. Untuk menghindari kerumunan yang berpotensi sulitnya melakukan physical distancing disarankan agar keluarga yang hendak melayat tidak lebih dari 30 orang pertimbangan ini untuk mencegah terjadinya penyebaran antar pelayat;

4. Jenazah hendaknya disegerakan untuk dikubur atau dikremasi sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut dalam tidak lebih dari 24 jam;

5.  Setelah diberangkatkan dari rumah sakit jenazah hendaknya langsung menuju lokasi penguburan atau krematorium untuk dimakamkan atau dikremasi;

6.  Sangat tidak dianjurkan untuk disemayamkan dirumah atau tempat ibadah lainnya;

7. Pengantaran jenazah dari rumah sakit melalui darat kepemakaman harus menggunakan mobil jenazah dan jenazah yang sudah diberangkatkan sudah menjalani prosedur disinfeksi dan dimasukkan kedalam kantong jenazah.

Bahrin Tarigan sekretaris Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa Tempat Pemakaman Umum (TPU) sebanyak 3 Hektar  sudah siap digunakan untuk pemakaman jenazah Covid-19. 

Rapat yang dihadiri oleh Kepala BPBD  Ir. Sahala Tua Manik selaku ketua penanganan pemakaman jenazah korban corona virus disease 2019  (Covid-19) Direktur Rumah Sakit Umum dr. Sugito Panjaitan, sekretaris Lingkungan Hidup Bahrin Tarigan, TNI, Polri serta para Camat dan Lurah se Kabupaten Dairi (Erikson Sirait)