Peristiwa

Begini Laporan Bupati Dairi Soal Covid-19 Dalam Rapat Gubsu Dan Bupati/Walkot se Sumut

Bupati Dairi DR Eddy Berutu Rapat Menggunakan Teleconference

Sidikalang- Dairi Pers : Lawan total Covid- 19 di Sumut terus dilakukan. Kini Gubsu Eddy Rahmayadi melakukan rapat melalaui teleconference dengan Bupati dan walikota se sumut guna mengetahui langkah daerah dalam mengantisipasi virus corona di daerah masing masing.

Dalam teleconference ini bupati dan wakili kota melakukan laporan dan berbincang tukar infromasi atas penanganan virus id daerah masing masing Selasa (24/3).

Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam rapat ini  menyampaikan bahwa hingga saat ini di Dairi untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) terdapat sebanyak 35 orang dan 1 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) telah dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik Medan. “35 ODP kebanyakan warga yang pulang dari Malaysia, sebagian lagi dari Jepang, Australia, China dan lain lain,” sebutnya Selain itu, dikatakan  bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang telah ditetapkan menjadi rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

Dalam Laporannya Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menyebutkan  Alat Pelindung Diri (APD) yang belum memadai. Sekaligus kepada Gubsu berharap agar penyediaan APD dapat segera dipenuhi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan kepada Gubernur Sumatera Utara bahwa seluruh arahan dan himbauan baik dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kami berupaya melakukan sosialisasi serta membangkitkan kemandirian masyarakat misalnya dengan mengajarkan kepada masyarakat bagaimana pembuatan handsanitizer dan desinfektan,. Selain itu  mengatakan Dekranasda Kabupaten Dairi juga telah menghimpun para penjahit untuk membantu pembuatan masker dalam jumlah yang masih terbatas.

Berkaitan penyebaran Covid-19, harga-harga kebutuhan pokok khususnya menjadi melonjak naik diatas harga satuan. Oleh karena itu, Beliau berharap akan adanya dukungan dan arahan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bagaiamana untuk mencegah terjadinya kenaikan harga pada kebutuhan bahan pokok

Gubernur Sumatera Utara dalam arahannya menginstruksikan kepada masing-masing Pemerintah Daerah untuk segera membahas bersama dengan Unsur Forkopimda dan DPRD mengenai realokasi anggaran untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di masing-masing daerah dan Sumatera Utara pada umumnya. Selain itu, Gubernur Sumatera Utara mengatakan Provinsi Sumatera Utara akan mendapatkan Rapid Test sebanyak 3.600 buah dan akan disalurkan ke daerah atau tempat yang potensi penyebaran Covid-19 sangat tinggi. Selain itu, Gubsu mengatakan memprioritaskan penyaluran Alat Kesehatan serta Alat Pelindung Diri (APD) secepatnya ke daerah-daerah, sehingga bisa menekan dan meminimalisir penyebaran COVID-19 . (Hen)