Lokal

Apel Siaga Bencana, Bupati Dairi Sampaikan Mitigasi Resiko

Bupati, Kapolres dan Damdim Dairi memeriksa barisan apel siaga

Sidikalang- Dairi Pers : Bupati Dairi DR  Eddy Berutu menyampaikan Mitigasi bencana dalam apel siaga bencana yang dilakukan Polres Dairi bersama instansi terkait dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam di wilayah Kabupaten Dairi. Posisi Dairi yang  “dikepung” potensi bencana  dapat diantisipasi dengan tiga tahap yang harus dilakukan, sebelum kejadian, saat kejadian dan setelah kejadian.

Apel siaga Bencana ini digelar Polres Dairi sekaitan dengan untuk menindaklanjuti peringatan dini dari BMKG masalah cuaca ekstrim, dimana curah hujan yang cukup tinggi. Dalam apel ini turut Hadir Dandim 0206 Dairi Let Kol Arh Hadi Purwanto saat bersama  tim Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) TNI AD.

Dalam apel ini lebih lanjut Bupati Dairi menyampaikan wilayah Kabupaten Dairi benar-benar dikepung berbagai potensi bencana, baik itu bencana kebakaran, tanah longsor, banjir bandang dan lainnya. Koordinasi antar instansi  harus terus dilakukan, agar potensi bencana alam yang terjadi dapat diminimalisir untuk menghindari korban jiwa. Memang resiko itu sering sekali tidak bisa dihindari, karena pengaruh alam,”kata Eddy.

Dikatakan bencana yang terjadi  merupakan akumulasi prilaku manusia yang terjadi selama sepuluh atau dua puluh tahun lalu dan kini baru merasakan resikonya . Dengan teori mitigasi resiko akan memperkecil resiko yang terjadi.

Sebelum bencana  harus melakukan berbagai sekenario, kalau sekenario ini yang terjadi bagaimana, dan kalau dua bencana yang terjadi bersamaan bagaimana. Apa yang harus kita lakukan kita sudah punya sekenario yang terburuk . Apa kira-kira yang akan  dilakukan, dari yang kita punya apa yang masih kurang.  Lalu secara bertahap kita bisa melakukan mobilisasi baik itu personil maupun peralatan,”ujar Eddy.

Pemkab Dairi  fokus dalam  pencegahan dengan  melakukan sosialisasi kepada masyarakat, seperti melakukan penanaman pohon, jangan menebang hutan sembarangan, bermain api saat kemarau dan lain-lain.

 Kapolres Dairi AKBP Leonardo D Simatupang SIK  mengatakan, apel siaga bencana yang dilaksanakan  Untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam, kita dari Polres Dairi telah menyiagakan 100 orang personil, TNI 60 orang  personil dan dibantu dari Tim Tagana BPBD Pemkab Dairi.

Diktakan  bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten Dairi, yakni tanah longsor dan banjir bandang seperti yang pernah terjadi di Kecamatan Silima Pungga-pungga, Parogil. . Sedangkan untuk titik-titik rawan longsor, yakni di Kecamatan Sumbul, Kecamatan Tigalingga, Kecamatan Silima Pungga-pungga dan kalau di Kecamatan Sidikalang berada di Kelurahan Sidiangkat yang berbatasan dengan Kabupaten Pakpak Bharat,” jelasnya (Hen)