Peristiwa

Ajari Berenang, Bapak dan Puterinya Tewas Tenggelam

Jenazah ayah dan anak yang tenggelam

Sidikalang- Dairi Pers : Teriakan Nurhayati Karokaro memecah kebisuan pinggir sungai Lae Simuhur, Desa Simartugan, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Jumat (29/5). Suami tercinta dan puterinya terseret arus hingga tenggelam dan tidak mampu berbuat apa apa. Bapak dan puterinya itu tewas seketika. Keceriaan yang dirasakan berubah seketika menjadi malapetaka.

Kasubbag Humas Polres Dairi, Iptu Donni Saleh menuturkan terjadinya musibah itu jumat (29/5) sekira pukul 15.00 Wib keluarga  Samsudin Kaloko, Intan Kaloko, dan Nurhayati Karokaro dari rumahnya ) berangkat dari rumah mereka, di Dusun II Simartugan Julu, Desa Simartugan, menuju Sungai Lae Simuhur.

Hari itu dijadwalkan sang ayah akan mengajari puterinya berenang di sungai. Namun ibunda korban Nurhayati Karokaro tidak ikut berenang namun hanya memantau dipinggir sungai.

Saat keduanya masuk ke sungai masih terlihat bapak dan puterinya itu bergembira dan ceria. Namun tidak berapa lama tiba tiba sang ayah bagai terseret arus sungai dan perlahan tenggelam. Demikian juga sang Puteri Intan Kaloko juga ikut tenggelam.

Melihat pemandangan itu sang istri berteriak berulang kali meminta tolong. Akhirnya dua orang pria yang berada lumayan jauh dari TKP mendekat dan mendapatkan cerita kalau puteri dan suaminya tertelan arus sungai.

Selanjutnya kedua pria yang menghampiri turun ke sungai dan mencoba mencari keberadaan ayah dan puterinya itu. Sekitar pukul 16.45 WIB keduanya berhasil ditemukan. Namun keduaya sudah meninggal dunia. Jenazah ditemukan didasar sungai.

Selanjutnya jenazah bapak dan anaknya itu dibawa ke puskesmas guna pemeriksaan dan selanjutnya pihak keluarga membawanya ke rumah guna prosesi pemakaman keesokan harinya. (hen)