Peristiwa

80 % Siswa SLTP Dairi Sudah Vaksin Covid 19

Dinas Pendidikan Dairi

Sidikalang- Dairi Pers : Pemberlakuan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) yang sudah berlangsung di Dairi diketahui sekitar 80 % siswa tingkat SLTP Dairi sudah mendapat vaksin Covid 19. Jumlah itu diketahui setelah dinas pendidikan Dairi melakukan pengumpulan data dari kepala sekolah SLTP se kabupaten Dairi. Namun demikian untuk tingkat SD belum dapat diperhitungkan seiring vaksin untuk usia sekolah Dasar belum didapatkan.

Kepala Dinas Pendidikan Dairi melalui kabid Pendidikan Dasar Dairi Panggabean menyebutkan sekaitan dengan PTM dari sekitar 20.000 an jumlah siswa SLTP di Dairi diketahui sekitar 16.000 an siswa sudah mendapat vaksin covid 19.

Capaian itu disebutkan setelah mendapat laporan dari kepala sekolah SLTP di Dairi. “ Kita minta data dari setiap kepala sekolah akan siswanya yang telah mendapat vaksin. Siswa yang mendapat vaksin ada yang langsung disekolah yang dilakukan vaksinator, ada yang vaksin di kelurahan atau desa masing masing. Juga ada yang mengikuti vaksinasi yang digelar TNI atau Polri” sebut Panggabean.

Untuk mendapatkan angka valid tidak sulit karena memang setiap siswa yang mendapat vaksin diberikan sertifikat jadi itu cukup memudahkan, tambahnya.

Didampingi sekretaris dinas Pendidikan Dairi Jaspin Sihombing, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Dairi menyebutkan pemberlakuan PTM sesuai dengan arahan Bupati Dairi DR Eddy Berutu mengikuti sejumlah aturan prokes. Sedang tekhnis PTM disesuaikan dengan kondisi sekolah dan jumlah siswa di ruangan. “ Jika dalam satu ruangan jumlah hanya 10 siswa maka mereka dapat melakukan PTM setiap hari. Namun diatas jumlah itu maka PTM disesuaikan sekitar 2 hari dalam seminggu” jelasnya.

Panggabean menyampaikan prokes menjadi salah satu persyaratan utama dalam PTM.  “ Kita berharap persentasi vaksinasi siswa ini akan lebih cepat bertambah sehingga tercipta Herd Immunity atau kekebalan kelompok dalam menangkal Covid 19” sebutnya

Hingga kini kita terus melakukan up date data siswa yang telah mendapatkan vaksin dan kita minta kepada seluruh kepala sekolah rutin membuat laporan ke dinas pendidikan. Tahap awal ini kita masih terus melakukan control untuk mendapatkan informasi dan perkembangan terbaru sehingga dapat dilakukan tindakan dan penanggulangan , pungkasnya (hen)