Politik

6 Wajah Potensi Pimpinan DPRD Dairi

Wanseptember Situmorang dan Rukiatno Nainggolan dari Partai Demokrat

Sidikalang-Dairi Pers : Rencana pelantikan anggota DPRD Dairi periode 2019-2024 pada oktober 2019 tinggal 3 bulan ke depan. 35 Anggota DPRD terpilih hasil pemilu serentak telah ditetapkan KPU. Lantas publik Dairi kini menunggu vigur 3 orang yang menjadi pimpinan DPRD Dairi. Tiga partai yang berhak untuk kursi pimpinan itu yakni Golkar sebagai ketua, wakil Ketua yakni Partai PDI Perjuangan dan partai demokrat.

Sebagaimana diketahui hasil pemilu serentak untuk pileg Dairi partai Golkar masih berada di posisi teratas dengan perolehan 9 kursi. Menyusul PDI Perjuangan dengan 5 Kursi dan Partai Demokrat 5 kursi. Ketiga partai ini mempunyai hak untuk memperoleh kursi pimpinan DPRD Dairi.

Sementara itu secara umum aturan yang ditetapkan intern partai dalam penentuan kader yang didudukkan menjadi pimpinan dewan biasanya didasarkan pada standart Berpengalaman sebagai dewan di partai yang sama, Perolehan suara tertinggi serta hal hal lain yang dianggap relevan seperti usia sebagai kader dan reputasi di partai dan lainnya.

Helvensius Tondang dan Eduart Munte dari PDIP untuk kursi wakil Ketua DPRD Dairi

Jika aturan itu berlaku intern di semua partai maka diperkirakan untuk kursi Pimpinan DPRD Dairi ada 6 nama potensial  yakni Untuk ketua DPRD Dairi berpotensi Sabam Sibarani yang kini menjabat sebagai ketua DPRD Dairi. Disamping itu Sabam  juga tercatat  sebagai sekretaris DPD Partai Golkar Dairi. Vigur ini sudah menjabat sebagai legislatif periode sebelumnya.

Berada dibawahnya Depriwanto Sitohang yang merupakan icon Golkar saat pilkada silam. Depri sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Dairi sebelum diputuskan maju sebagai calon Bupati tahun 2018. Kedua vigur ini diperkirakan akan bersaing untuk kursi ketua DPRD Dairi.

Partai PDIP merupakan partai yang berada dibawahnya dengan perolehan 5 kursi. Nama Helvensius Tondang merupakan salah satu nama potensi menjabat wakil ketua dimana perolehan suaranya tertinggi sekirtar 2500 an. Helvensius juga  periode silam sebagai anggota DPRD Dairi dari PDI Perjuangan. Berada dibawahnya yang sudah dua periode sebagai anggota DPRD Dairi yakni Lamhot Eduart Munte. Meski perolehan suaranya berada dibawah Helvensius namun Eduart Munte merupakan sekretaris DPC PDI Perjuangan kabupaten Dairi.

Depriwanto Sitohang dan Sabam Sibarani untuk kursi Ketua DPRD Dairi

Namun dipartai Demokrat justru muncul fenomena baru dimana semua caleg terpilihnya merupakan wajah baru. Dari perolehan suara nama Wanseptember Situmorang berada diposisi tertinggi yang beselisih tipis dengan Rukiatno Nainggolan yang sama sama dari daerah pemilihan IV.  Wansep merupakan pendatang baru di Demokrat Dairi sementara Rukiatno Nainggolan merupakan nama baru di Demokrat namun berpengalaman sebagai anggota DPRD Dairi periode sebelumnya dari partai Golkar. Keduanya merupakan perolehan suara tertinggi di partai Demokat.

Hingga kini mekanisme pemilihan kader untuk menduduki kursi pimpinan DPRD merupakan hak intern partai. Sehingga belum diketahui nama pasti yang ditetapkan partai untuk usulan menjadi pimpinan DPRD Dairi.

Unik

Melihat komposisi kader yang muncul secara kebetulan diperkirakan bisa terjadi kursi pimpinan DPRD Dairi justru akan diborong seluruhnya dari clan keluarga marga Sipitu ama. Pasalnya jika Golkar akhirnya memutuskan Depriwanto Sitohang, Selanjutnya PDI Perjunagan memajukan Helvensius Tondang dimana diketahui istrinya adalah bermarga Sitohang dan dari partai demokrat memajukan Wanbseptember Situmorang maka hal unik bisa terjadi semua kursi pimpinan DPRD Dairi direbut total keluarga dari marga Sipitu ama. (Hen)