Sosial

3 Perangkat Desa Laksa Terima BLT, Keluarga Yang Lebih Layak Menerima Diabaikan

Salah satu penerima BLT Dana dana diketahui suami seorang perangkat desa

Sidikalang- Dairi Pers : Aturan penerima BLT dampak covid kepada masyarakat harusnya minus ASN dan perangkat desa . Namun agaknya aturan itu tidak berlaku di Desa Laksa kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi . Pembagian BLT Dana Desa yang berlangsung senin (27/7) diketahui tiga perangkat desa menerima bantuan tersebut. Modusnya cukup sederhana dengan mencantumkan nama suami atau istrinya untuk mengelabui  fakta mereka adalah perangkat desa Laksa.

Warga desa menyampaikan rasa keberatan dan kecewa dimana diketahui 15 KK lagi warga tidak menerima meski mereka hanya petani yang wajar mendapatkan BLT Dana Desa.  Tiga perangkat desa yang menerima dana desa itu disebutkan  bernama Benget Maibang mencantumkan nama istrinya Nurita Haloho sebagai penerima BLT Dana Desa. Selanjutnya Rintoni Kudadiri menyertakan nama istrinya  Lince Manurung sebagai penerima serta Helvina Malau mencantumkan nama suaminya Kardim Maibang sebagai penerima Dana BLT Dana desa. Ketiganya merupakan perangkat desa Laksa ,pegagan hilir.

Entah diketahui atau tidak sekaitan hukum dan aturan penerima BLT Dana Desa tersebut namun dalam pembagian senin kemarin telihat suami salah seorang perangkat desa malah ikut diabadikan berfoto sebagai penerima bantuan.

Kepala Desa Laksa Maibang yang coba dikonfrimasikan sekaitan dengan perangkatnya yang ikut menerima BLT dana desa tidak berhasil. Oknum orang nomor satu di desa itu tidak dapat dihubungi untuk dimintai riceknya.

Sementara itu tiga perangkat desa yang turut serta menerima BLT Dana Desa itu akhirnya menjadi buah bibir warga menyebutkan tidak adil dan kurang tepat sasaran . Warga meminta  pemkab Dairi menertibkan oknum oknum demikian ditengah pandemik dimana masih banyak  warga yang wajar menerima tetapi tidak disertakan.  Mereka juga menyebut praktek demikian sebagai penipuan yang membuat orang yang lebih wajar menerima menjadi korban.  (Timbul Haloho)