Lokal

3 Pejabat Eselon II Dairi Belum Dilantik Karena Menunggu Persetujuan

Dapot Hasudungan Tamba

Sidikalang- Dairi Pers : 11 pejabat eselon II Dairi telah dilantik Bupati Dairi DR Eddy Berutu selasa (7/7) silam  di balai Budaya Sidikalang.  Kini tersisa 3 posisi yang masih menunggu persetujuan pihak terkait untuk pengisian. Demikian  Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dairi, Dapot Hasudungan Tamba jumat (10/7) di Sidikalang

3 jabatan yang masih lowong yakni untuk mengisi  Kepala Inspektorat Kabupaten Dairi. Tiga nama yang dinyatakan pansel lulus tiga besar yakni Budianta Pinem kini bertugas di Pakpak Bharat dan Elon Siagian kini bertugas di inspektorrat Dairi. Sedang Junihardi Siregar sudah dilantik menjadi kepala Bapemas Dairi.

Dinas Kependudukan dan catatan sipil tiga nama yakni Dedi D Situmorang kini bertugas di pemkab Humbahas, Erpi Berutu bertugas di pemkab Dairi dan Yon henrik juga di pemkab Dairi. Dua posisi ini harus mendapat persetujuan kementrian terkait. Sedang untuk sekwan tiga nama yang telah diumumkan lulus yakni Posma Tua Manurung, M. Sitorus dan Yon Henrik  . ketiganya bertugas di pemkab Dairi menunggu persetujuan unsur pimpinan dewan Dairi.

Kelar

Sementara itu Dapot Tamba menyebutkan rekruitmen Jabatan Pratama Tinggi (JBT) pemkab Dairi telah kelar sesui prosedur dan aturan . “ Dairi 14 jabatan yang dibuka  sudah 11 dilantik sisanya 3 lagi masih menunggu persetujuan  pihak terkait” sebutnya.

Payung hukum rekruitmen  Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Undang-undang ASN Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Disebutkan sebanyak 63 orang dinyatakan lulus seleksi administrasi hingga pengumuman tiga besar nama per instansi. Sebanyak 37 dinyatakan masuk tiga besar. Beberapa nama masuk dalam dua posisi pilihan.

Pengumuman hasil seleksi  terbuka ke publik di website resmi Pemkab Dairi yang dilakukan oleh Kominfo  Dairi. Dan 14 orang ditetapkan untuk diangkat sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan dilakukan pelantikan kepada 11 orang pejabat. Karena dua diantaranya masih menunggu persetujuan dari Kementrian , sebut Tamba.

Hasil seleksi dari Panitia Seleksi telah disampaikan kepada PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) Bupati Dairi melalui PyB (Pejabat yang Berwenang) dan  Sekretaris Daerah sebelum disampaikan kepada Komisi ASN untuk mendapatkan rekomendasi, hingga akhirnya dilakukan pelantikan setelah surat rekomendasi dari ASN keluar.

Prosedur dan mekanisme yang sudah dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku mengenai penetapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Keseluruhan proses dan tahapan seleksi Terbuka sudah dilaporkan kepada Komisi ASN. Jika ada kesalahan yang dilanggar dan mekanisme yang tidak  sesuai tentu akan ditegur oleh Komisi ASN yang mengawasi. Dan jika mekanisme tidak sesuai maka Rekomendasi dari Komisi ASN tidak akan keluar,” jelas Dapot Hasudungan Tamba. (Hen)