Nasional

2021 Jokowi Kucurkan Rp110 Triliun untuk Masyarakat

Presiden Jokowi

Jakarta- Dairi Pers : Memasuki tahun baru 2021, pemerintah Indonesia terus mengupayakan tergeraknya roda ekonomi masyarakat di tengah  pandemi Covid-19. bantuan sosial (bansos) sebisa mungkin dicairkan pada Januari 2021 ini.

Pemerintah diketahui telah menyiapkan anggaran sebesar Rp110 triliun untuk bansos yang akan dibagikan kepada masyarakat terdampak pandemi. Disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa bansos akan disalurkan kepada masyarakat di 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Untuk Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan dalam empat tahap melalui Himpunan Bank Negara (Himbara).

Sementara untuk Program Bantuan Sembako akan disalurkan mulai Januari hingga Desember dengan nilai Rp200 ribu per kepala keluarga.

“Bantuan Sosial Tunai diberikan selama empat bulan Januari, Februari, Maret, April dan nilainya Rp300 ribu per bulan per kk,” tambah dia dilaporkan Anadolu Agency Indonesia.

“Kita harapkan juga bisa menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional, mengungkit ekonomi nasional, memperkuat daya beli sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik,” kata presiden

Jokowi juga menegaskan bahwa bantuan yang diterima masyarakat tidak dikenakan potongan apapun.

“Saya perintahkan kepada para menteri dan gubernur agar mengawal pengiriman ini agar cepat tetap sasaran dan diawasi tidak ada potongan apapun sehingga dampak ekonominya segera muncul,” pungkas dia.

Ini  5 program Yang akan Disalurkan

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Dalam Program keluarga Harapan (PKH) pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp28, 7 triliun untuk 10 juta KPM selama 4 triwulan.

Program ini merupakan program yang dibawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos) yang rencananya akan disalurkan pada Januari 2021.

2. Program Kartu Sembako

Dari jumlah anggaran tersebut Presiden Jokowi merincikan sebanyak Rp45,1 triliun disiapkan untuk Program Kartu Sembako yang akan disalurkan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat.

3. Bantuan Sosial Tunai

Terkait program Bantuan Sosial Tunai (BST) pemerintah juga menyiapkan anggaran Rp12 triliun untuk 10 juta KPM.

Dalam program ini para keluarga penerima manfaat akan mendapatkan Rp300 ribu perbulan.

4. Program Kartu Prakerja

Pemerintah telah menganggarkan dana untuk Program Kartu Prakerja sebesar Rp10 triliun yang nantinya bisa digunakan untuk pelatihan meningkatkan skill para calon pekerja.

Ini adalah program lanjutan 2020 di bawah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

5. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional

Pemerintah juga melanjutkan program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN).

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan telah menganggarkan Rp48 triliun. Subsidi itu ditujukan untuk 98,8 juta peserta. (Hen)